Yusra Alhabsyi Lantik Lima Sangadi Antarwaktu Bolmong Tahun 2026
Pelantikan Sangadi Antarwaktu Bolmong menetapkan lima kepala desa terpilih dan dua penjabat Sangadi baru.

LOLAK — Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi melantik lima Sangadi Antarwaktu Bolmong pada Rabu, 15 Juli 2026.
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Bolaang Mongondow. Prosesi tersebut turut dihadiri pejabat daerah, tokoh adat, dan masyarakat.
Lima Sangadi terpilih akan melanjutkan kepemimpinan pada desa masing-masing. Mereka mengisi jabatan setelah proses pemilihan antarwaktu selesai.
Pemerintah menetapkan pelantikan berdasarkan lima keputusan Bupati Bolaang Mongondow. Keputusan tersebut bernomor 314 hingga 318 Tahun 2026.
Dokumen itu mengesahkan calon Sangadi terpilih antarwaktu. Selain itu, pemerintah memberhentikan dengan hormat penjabat Sangadi sebelumnya.
Yusra meminta seluruh Sangadi bekerja untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, kepala desa harus mengutamakan pelayanan, kejujuran, dan transparansi.
“Tugas utama Sangadi adalah melayani masyarakat secara maksimal, bukan memenuhi kepentingan pribadi,” kata Yusra.
Ia juga meminta pemimpin desa menjaga hubungan dengan masyarakat dan lembaga adat. Hubungan tersebut penting untuk mempertahankan keharmonisan di setiap desa.
Lima Sangadi Antarwaktu Bolmong Resmi Dilantik
Andi Indap menjadi Sangadi Dumoga Empat, Kecamatan Dumoga Timur. Ia akan melanjutkan masa jabatan periode 2022–2030.
Selanjutnya, Asrin Paputungan memimpin Desa Wangga Satu, Kecamatan Passi Barat. Masa jabatannya mengikuti periode 2019–2027.
Anwar Manoppo resmi menjabat Sangadi Lolan Dua, Kecamatan Bolaang Timur. Ia juga melanjutkan periode pemerintahan desa hingga 2027.
Melva Maringka menerima amanah sebagai Sangadi Motobatian, Kecamatan Dumoga. Pemerintah menetapkan masa jabatan tersebut untuk periode 2019–2027.
Sementara itu, Refina Rasubala dilantik sebagai Sangadi Dumoga Satu, Kecamatan Dumoga. Ia akan memimpin hingga berakhirnya periode 2019–2027.
Yusra menyampaikan apresiasi kepada seluruh Sangadi terpilih. Namun, ia juga mengingatkan besarnya tanggung jawab setelah pelantikan.
Menurutnya, desa kini menghadapi persoalan yang semakin kompleks. Tantangan tersebut mencakup kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik.
Karena itu, kepala desa harus menghadirkan inovasi dalam menjalankan pemerintahan. Pola kerja lama tidak selalu mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.
Sangadi juga perlu mendengar aspirasi warga sebelum mengambil keputusan. Selain itu, setiap program harus memiliki manfaat nyata dan terukur.
Yusra menekankan pentingnya pengelolaan pemerintahan secara terbuka. Transparansi akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Kejujuran juga harus menjadi dasar dalam mengelola anggaran dan pelayanan. Sebab, masyarakat berhak mengetahui arah pembangunan desanya.
Melalui pelantikan Sangadi Antarwaktu Bolmong, pemerintah berharap pelayanan desa semakin efektif. Kepala desa juga harus mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat.
Dua Penjabat Sangadi Menerima Surat Keputusan
Selain melantik lima Sangadi, Pemkab Bolmong menyerahkan surat keputusan kepada dua penjabat kepala desa.
Bupati Yusra menyerahkan SK tersebut bersama Wakil Bupati Dony Lumenta. Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta juga menghadiri penyerahan itu.
Irwan Mokodompit menerima amanah sebagai Penjabat Sangadi Bintau. Sementara itu, IP Linggotu menjadi Penjabat Sangadi Bakan.
Kedua penjabat tersebut akan menjalankan pemerintahan desa selama masa penugasan. Mereka juga harus memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan.
Yusra berharap seluruh pemimpin desa mampu membawa perubahan positif. Menurutnya, jabatan Sangadi merupakan amanah yang harus dijalankan secara bertanggung jawab.
Pemimpin desa juga harus membangun kerja sama dengan perangkat desa. Sinergi tersebut akan membantu mempercepat program pembangunan.
Selain itu, pemerintah desa perlu merangkul tokoh adat, tokoh agama, dan kelompok masyarakat. Pendekatan bersama dapat mengurangi konflik di tingkat desa.
Yusra meminta Sangadi tidak mengabaikan harapan warga setelah pelantikan. Pemerintah desa harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.
Penggunaan dana desa juga perlu mengikuti aturan dan kebutuhan prioritas. Oleh sebab itu, setiap program harus melalui perencanaan yang matang.
Pemkab Bolmong akan terus memantau pelaksanaan pemerintahan desa. Pengawasan tersebut bertujuan menjaga kualitas pelayanan dan penggunaan anggaran.
Pelantikan Sangadi Antarwaktu Bolmong kemudian ditutup dengan ucapan selamat. Jajaran Forkopimda dan tamu undangan juga mengikuti sesi foto bersama.
Pemerintah berharap lima Sangadi dan dua penjabat segera menjalankan tugas. Mereka diminta memperkuat pelayanan, pembangunan, dan keharmonisan masyarakat.
- Seremoni Eksklusif: Kejutan Ajaib di Pelantikan Sangadi Bolmut 2023-2029
- Perpanjangan Jabatan Sangadi Bolmong hingga 2030, Jusnan Mokoginta Pimpin Pengukuhan



